sultanews.com, Kukar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memaksimalkan jaringan internet untuk mendukung kegiatan di sekolah. Sinyal internet yang lemah sering menjadi kendala dalam membantu pihak sekolah, baik untuk administrasi maupun kegiatan lainnya yang memerlukan koneksi internet.
Disdikbud Kukar telah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar untuk memperbaiki sinyal di sekolah-sekolah dasar yang mengalami masalah sinyal lemah atau blank spot.
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, menekankan pentingnya jaringan internet dalam mendukung kegiatan pendidikan, khususnya di sekolah dasar.
“Kami telah berkomunikasi intens dengan Diskominfo. Diskominfo juga meminta data dari kami terkait sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan sinyal yang susah. Meskipun tidak blank spot, tetapi sinyalnya lemah,” kata Nurkhalis, Selasa (16/7/2024).
Ia berharap kerjasama yang baik ini bisa ditindaklanjuti oleh Diskominfo sehingga ketersediaan jaringan telekomunikasi dapat disupport. “Karena banyak administrasi keuangan dan pendidikan yang sekarang harus online,” sambungnya.
Nurkhalis menambahkan bahwa ketersediaan jaringan telekomunikasi untuk internet sangat penting dalam mendukung proses administrasi keuangan yang baik, dapat dipertanggungjawabkan, non-tunai, dan menghindari penyimpangan.
Dukungan dari Diskominfo sangat diharapkan untuk mencapai hal ini. “Komunikasi sudah ada, beberapa kali rapat telah dilaksanakan, dan mudah-mudahan ini bisa terlaksana,” terangnya.
Beberapa wilayah yang sangat membutuhkan jaringan internet termasuk Tabang, Kembang Janggut, dan beberapa wilayah lain di kecamatan di wilayah hulu serta pesisir Anggana, yang memiliki beberapa blank spot.
“Kami telah menginventarisir datanya dan menyampaikan kepada Diskominfo. Karena ini adalah ranahnya Diskominfo, kami berharap mereka bisa menindaklanjuti secara bertahap. Mungkin dengan menurunkan alat penguat sinyal atau cara lainnya, kami menunggu informasi lebih lanjut dari Diskominfo,” tutup Nurkhalis.
(Adv/Disdikbud Kukar)