Advertorial DPRD Balikpapan Imbau Guru Gunakan Waktu Mengajar Secara Efektif, Hindari Medsos untuk...

DPRD Balikpapan Imbau Guru Gunakan Waktu Mengajar Secara Efektif, Hindari Medsos untuk Hal Pribadi

19
SHARE
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, meminta para guru di Balikpapan untuk lebih fokus dalam menjalankan perannya sebagai tenaga pendidik dan menghindari penggunaan media sosial untuk kepentingan pribadi selama jam belajar.

Menurutnya, tugas utama guru adalah mendidik dan membimbing siswa. Oleh karena itu, waktu yang tersedia di sekolah harus digunakan secara maksimal untuk memastikan kualitas pembelajaran yang optimal.

“Guru harus menjadi contoh bagi siswa dalam memanfaatkan waktu secara efektif. Jika ada yang menghabiskan waktu mengajar dengan aktivitas yang tidak relevan, seperti bermain media sosial untuk kepentingan pribadi, maka itu akan sangat disayangkan,” ujar Gasali, Jum’at (28/2/2025).

Gasali menegaskan bahwa dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi harus tetap menjaga nilai-nilai kedisiplinan. Penggunaan media sosial, jika dilakukan dengan bijak, bisa menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif, namun jika digunakan tidak sesuai tempatnya, justru bisa mengurangi efektivitas mengajar.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan dari pihak sekolah dalam memastikan tenaga pendidik tetap menjalankan tugasnya dengan profesional.

“Kami mendorong kepala sekolah untuk melakukan pengawasan lebih ketat agar waktu mengajar digunakan secara maksimal. Pendidikan adalah tanggung jawab besar, dan kita harus menjaganya agar tetap berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, Gasali menegaskan bahwa guru harus memahami bahwa mereka adalah figur yang sangat dihormati oleh siswa dan masyarakat. Oleh karena itu, mereka harus memberikan contoh yang baik dalam disiplin dan etos kerja.

“Jika guru disiplin dan fokus pada pengajaran, siswa pun akan mengikuti jejak yang sama. Sebaliknya, jika guru tidak menunjukkan sikap profesional, maka dampaknya akan buruk bagi pendidikan secara keseluruhan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan guru dalam meningkatkan inovasi pembelajaran digital sangat diperlukan, terutama dalam era modern saat ini.

“Kita ingin tenaga pendidik memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, bukan sebaliknya justru mengalihkan fokus dari tugas utama mereka,” tuturnya.

Dengan adanya imbauan ini, Gasali berharap agar kualitas pendidikan di Balikpapan terus meningkat dan lingkungan sekolah tetap kondusif untuk mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. (*/ADV/DPRD Balikpapan)