Advertorial DPRD Balikpapan Genjot Sektor Wisata untuk Capai Target PAD Rp 1,3 Triliun

DPRD Balikpapan Genjot Sektor Wisata untuk Capai Target PAD Rp 1,3 Triliun

17
SHARE
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Subari.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan terus mendorong optimalisasi sektor pariwisata sebagai salah satu strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan mencapai Rp 1,3 triliun. Dengan memaksimalkan potensi wisata yang ada, DPRD optimistis bahwa sektor ini dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Subari, menegaskan bahwa pengelolaan destinasi wisata harus lebih profesional dan terstruktur guna menarik lebih banyak wisatawan. Ia menilai bahwa destinasi yang dikelola secara baik, terutama yang berbasis komunitas, akan memberikan dampak positif bagi peningkatan PAD.

“Kita harus memaksimalkan potensi wisata, terutama destinasi yang dikelola masyarakat, agar dapat meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Subari dalam wawancara, Jumat (14/2/2025).

DPRD dan pemerintah daerah kini tengah berfokus pada pengembangan berbagai destinasi unggulan, seperti Pantai Manggar, wisata hutan bakau, Pasar Pringgodani, serta kampung tematik berbasis komunitas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperbaiki infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, fasilitas parkir, toilet, serta pusat informasi wisata.

Selain pembangunan infrastruktur, DPRD juga menyoroti pentingnya promosi dan pemasaran digital guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemanfaatan media sosial, platform digital, serta kerja sama dengan agen perjalanan online menjadi strategi utama dalam memperluas jangkauan promosi wisata Balikpapan.

Dengan pendekatan ini, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pencapaian target PAD.

DPRD juga menekankan bahwa masyarakat harus terlibat secara aktif dalam pengelolaan destinasi wisata. Subari menjelaskan bahwa pemberdayaan warga lokal dapat dilakukan melalui pelatihan usaha kreatif, pendampingan dalam pengelolaan homestay, hingga program ekonomi berbasis pariwisata lainnya.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan sektor wisata, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung,” tambahnya.

Dengan kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat, DPRD optimistis bahwa target PAD Rp 1,3 triliun dapat tercapai. Lebih jauh, langkah ini diharapkan mampu menjadikan Balikpapan sebagai destinasi wisata unggulan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

(Nur/ADV/DPRD Balikpapan)