Advertorial DPRD Balikpapan Soroti Tantangan Pendidikan dan Infrastruktur di HUT ke-128 Kota

DPRD Balikpapan Soroti Tantangan Pendidikan dan Infrastruktur di HUT ke-128 Kota

18
SHARE
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin, menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi kota ini, khususnya dalam sektor pendidikan dan infrastruktur, seiring dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Balikpapan pada 10 Februari 2025.

Salah satu permasalahan utama yang menjadi perhatian DPRD adalah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang setiap tahun masih menghadapi berbagai kendala. Aminuddin menilai bahwa proses penerimaan siswa baru sering kali menimbulkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Setiap tahun, kita masih menghadapi masalah dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ini menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan,” ujar Aminuddin, Kamis (13/2/2025).

Ia menambahkan bahwa ketidakseimbangan antara jumlah lulusan SD dan kapasitas SMP yang tersedia menjadi faktor utama yang mempersulit sistem PPDB. Menurutnya, jika tidak ada langkah strategis untuk memperbaiki sistem ini, maka permasalahan yang sama akan terus berulang setiap tahun.

“Meskipun kita mencoba berbagai sistem, jika masalah ini tidak diatasi secara tuntas, tentu tidak akan ada perubahan signifikan,” tambahnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Aminuddin menekankan pentingnya pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih memadai, terutama di tingkat SD dan SMP, yang merupakan kewenangan pemerintah kota.

“Pembangunan dan pemenuhan fasilitas pendidikan harus terus diusahakan secara maksimal agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Selain sektor pendidikan, Aminuddin juga menyoroti permasalahan banjir yang masih menjadi ancaman bagi warga Balikpapan. Ia mengakui bahwa meskipun banjir merupakan permasalahan lama, upaya untuk mengurangi titik-titik banjir harus terus dilakukan melalui berbagai program yang sudah direncanakan oleh pemerintah kota.

“Kita tahu bahwa banjir menjadi masalah yang sulit, tetapi upaya untuk mengurangi titik banjir harus tetap dilakukan. Salah satunya melalui program yang telah dilaksanakan oleh Wali Kota, seperti di daerah DAS Ampal,” katanya.

Aminuddin berharap dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, berbagai tantangan yang dihadapi Kota Balikpapan dapat diatasi dengan lebih efektif. Dengan pembangunan yang merata dan kebijakan yang tepat sasaran, Balikpapan diharapkan dapat menjadi kota yang lebih maju dan nyaman bagi warganya.

(Nur/ADV/DPRD Balikpapan)