Advertorial DPRD Balikpapan Soroti Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat terhadap Pembangunan Daerah

DPRD Balikpapan Soroti Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat terhadap Pembangunan Daerah

18
SHARE
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Japar Sidik.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat dipastikan berdampak pada pembangunan di daerah, termasuk di Kota Balikpapan. Anggota DPRD Balikpapan, Japar Sidik, menekankan bahwa kebijakan ini berpotensi memperlambat proyek-proyek daerah jika tidak disertai dengan langkah strategis dari pemerintah kota.

“Keberhasilan pembangunan harus didukung oleh program yang jelas dan anggaran yang memadai. Seperti yang kita ketahui, pemerintah pusat saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran di semua sektor. Hal ini tentu akan berdampak pada pembangunan di daerah,” ujar Japar dalam wawancara, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa APBD Kota Balikpapan sangat bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan adanya kebijakan pemangkasan anggaran di tingkat pusat, pemerintah daerah perlu lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Pemerintah kota perlu menentukan program mana yang lebih prioritas untuk diutamakan. Namun, semua program di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap harus berjalan sesuai porsinya, sampai nantinya kondisi ekonomi kembali stabil atau bahkan meningkat,” tambahnya.

Untuk menghadapi tantangan ini, Japar menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih efektif. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan PAD melalui sektor unggulan daerah seperti pariwisata, industri kreatif, dan pengelolaan sumber daya lokal.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tetap realistis dalam menyusun APBD, berdasarkan estimasi pendapatan yang telah direncanakan sebelumnya. Dengan strategi yang tepat, diharapkan pembangunan di Balikpapan tetap berjalan meskipun dengan keterbatasan anggaran.

(Nur/ADV/DPRD Balikpapan)