Advertorial Aguslimin Kritik Pembongkaran Bak Sampah di GSU Tanpa Solusi Pengganti

Aguslimin Kritik Pembongkaran Bak Sampah di GSU Tanpa Solusi Pengganti

25
SHARE
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Aguslimin.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Aguslimin, menyoroti kebijakan pembongkaran bak sampah di wilayah Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU) yang dilakukan tanpa adanya solusi pengganti yang jelas.

Ia menegaskan bahwa tindakan ini berpotensi menimbulkan permasalahan baru bagi masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah tersebut.

Menurut Aguslimin, sebelum fasilitas ini dibongkar, seharusnya sudah ada alternatif yang disiapkan agar masyarakat tidak kesulitan dalam membuang sampah. Ia menyebutkan bahwa solusi berupa kontainer sampah sebenarnya telah dirancang, namun ia ingin memastikan terlebih dahulu bahwa masyarakat menerima dan menyetujui solusi tersebut.

“Saya mau izin dulu ke masyarakat, apakah mereka setuju dengan solusi kontainer sampah. Jangan sampai dibongkar dulu sebelum ada penggantinya,” ujar Aguslimin kepada wartawan, Senin (10/2/2025).

Ia mengungkapkan bahwa bak sampah yang dibongkar sebelumnya melayani empat RT, yaitu RT 21, 22, 23, dan 24 di Kelurahan GSU. Keberadaan bak sampah ini sangat penting bagi warga sekitar, terutama karena tidak semua rumah memiliki tempat pembuangan sementara yang memadai.

Namun, pembongkaran tetap dilakukan meskipun belum ada solusi pengganti yang jelas, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan warga.

Aguslimin menyayangkan keputusan ini dan mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan terkait perizinan serta lokasi penempatan bak sampah baru.

“Saya sudah bicara dengan Pak Lurah, kenapa dibongkar padahal belum ada solusi. Seharusnya tunggu dulu solusi baru dibongkar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan seperti ini harus mempertimbangkan dampak sosial yang bisa timbul. Jika tidak ada fasilitas pengganti yang jelas, warga kemungkinan besar akan kesulitan membuang sampah mereka, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kebersihan lingkungan sekitar.

DPRD berharap pemerintah kota bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait fasilitas umum yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mendapatkan izin dari berbagai pihak sebelum menempatkan bak sampah baru, termasuk dari kecamatan dan kelurahan, agar tidak terjadi penolakan dari warga yang justru bisa memperburuk permasalahan sampah di Balikpapan.

(Yud/ADV/DPRD Balikpapan)