Advertorial DPRD Balikpapan Dukung Pembangunan Pasar Induk untuk Atasi Kemacetan dan Perkuat Perdagangan

DPRD Balikpapan Dukung Pembangunan Pasar Induk untuk Atasi Kemacetan dan Perkuat Perdagangan

20
SHARE
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama DPRD terus mendorong realisasi pembangunan Pasar Induk di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 5,5, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Langkah ini diambil sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan dan mendukung peningkatan aktivitas perdagangan di kota ini.

Pasar tersebut akan menggantikan Pasar Pandansari di Balikpapan Barat, yang saat ini sudah tidak mampu menampung volume kendaraan akibat aktivitas bongkar muat barang yang terus meningkat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, mengatakan bahwa lahan untuk pembangunan pasar induk sudah siap dan dapat segera digunakan.

“Kami ingin menghadirkan pasar yang lebih modern dan mampu menjawab kebutuhan pedagang serta masyarakat,” kata Fauzi, Rabu (5/2/2025).

Ia menambahkan bahwa pasar induk ini akan didesain dengan konsep yang lebih tertata guna meningkatkan efisiensi distribusi barang dan kenyamanan bagi para pedagang serta pembeli.

Salah satu permasalahan utama di Pasar Pandansari saat ini adalah kemacetan yang kerap terjadi di sekitarnya. Aktivitas bongkar muat barang di jalan yang sempit sering kali menghambat arus lalu lintas dan mengganggu distribusi barang.

“Dengan adanya pasar induk di lokasi baru, diharapkan kemacetan ini dapat teratasi. Pasar akan dirancang dengan area bongkar muat yang lebih luas dan terorganisir, sehingga tidak mengganggu lalu lintas di sekitar pasar,” terang Fauzi.

Untuk memastikan proyek ini berjalan dengan baik, DPRD Balikpapan akan bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dalam melakukan kajian mendalam terkait desain dan tata kelola pasar.

Dengan perencanaan yang matang, pasar ini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi pusat distribusi logistik yang lebih efisien dan nyaman.

Keberadaan Pasar Induk di Kilometer 5,5 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan fasilitas yang lebih modern, pasar ini akan meningkatkan daya saing pedagang lokal serta memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Dengan aksesibilitas yang lebih baik serta fasilitas yang memadai, Pasar Induk diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi Balikpapan.

(Yud/ADV/DPRD Balikpapan)