Advertorial DPRD Mojokerto Pelajari Pengelolaan Infrastruktur Balikpapan untuk Percepat Pembangunan Daerah

DPRD Mojokerto Pelajari Pengelolaan Infrastruktur Balikpapan untuk Percepat Pembangunan Daerah

28
SHARE
Tim Protokol DPRD Kota Balikpapan.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – DPRD Kabupaten Mojokerto melakukan studi banding ke Kota Balikpapan untuk mempelajari cara pengelolaan infrastruktur dan tata kota yang telah diterapkan di kota ini. Kunjungan ini disambut baik oleh Ketua Tim Protokol DPRD Kota Balikpapan, Leny Fadita, yang menyatakan bahwa kolaborasi antar-daerah sangat penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari DPRD Kabupaten Mojokerto untuk mempelajari pengembangan kota di Balikpapan. Pertukaran pengalaman seperti ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masing-masing daerah,” ujar Leny pada Kamis (30/1/2025).

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso, menilai Balikpapan telah berhasil dalam mengelola infrastruktur kota yang terencana dengan baik. Ia menyatakan bahwa pengelolaan infrastruktur yang tepat adalah kunci dalam menciptakan kota yang tertata rapi dan nyaman dihuni oleh masyarakat.

“Balikpapan memiliki konsep pengembangan kota yang baik, terutama dalam hal infrastruktur yang tertata rapi. Namun, permasalahan seperti banjir di beberapa wilayah tetap perlu mendapat perhatian lebih,” ungkap Imam.

Selain itu, Imam juga mencatat bahwa keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa dampak positif bagi ekonomi Balikpapan. Ia mengatakan bahwa dengan posisi strategis sebagai gerbang menuju IKN, Balikpapan memiliki peluang besar dalam sektor pembangunan dan investasi. Infrastruktur yang terus berkembang, termasuk jalan tol dan jembatan, semakin meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan adanya IKN, Balikpapan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ibu kota negara. Infrastruktur yang terus berkembang akan semakin meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

DPRD Kabupaten Mojokerto berharap studi banding ini dapat memberikan wawasan berharga dalam merancang pengelolaan tata kota dan infrastruktur yang lebih baik.

“Semoga dengan belajar dari pengalaman Balikpapan, Mojokerto bisa merancang strategi pembangunan yang lebih baik, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Imam.

(Yud/ADV/DPRD Balikpapan)