Advertorial Kukar Siap Maksimalkan Potensi Produksi Ikan 250 Ton per Tahun !

Kukar Siap Maksimalkan Potensi Produksi Ikan 250 Ton per Tahun !

80
SHARE
Ilustrasi Nelayan.

sultanews.com, Kukar – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) telah melakukan penghitungan terhadap potensi produksi ikan di wilayahnya, yang menunjukkan angka mengesankan sekitar 250 ton per tahun. Fadli, Sekretaris DKP Kukar, menjelaskan bahwa penghitungan ini mencakup semua jenis budidaya ikan yang dilakukan di kawasan pesisir maupun di hulu.

“Penghitungan ini tidak terbatas pada satu jenis ikan saja, tetapi mencakup semua yang terlibat dalam budidaya ikan di daerah kami,” ungkap Fadli. Ia menambahkan bahwa angka tersebut mencerminkan potensi besar yang dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk meningkatkan produksi ikan secara berkelanjutan.

Fadli juga menyoroti bahwa daerah-daerah seperti Loa Kulu dan Tenggarong telah menunjukkan aktivitas budidaya yang sangat signifikan. “Keramba ikan di daerah ini berperan penting dalam meningkatkan produksi. Banyak petani yang telah memanfaatkan fasilitas ini untuk kegiatan budidaya mereka,” katanya. Penggunaan keramba memungkinkan petani untuk meningkatkan hasil panen secara efisien.

Dengan adanya data yang menggambarkan potensi besar ini, DKP Kukar berencana untuk mengambil langkah-langkah strategis guna mendukung para petani dalam meningkatkan hasil budidaya mereka. “Kami ingin memastikan bahwa potensi ini dapat tercapai melalui berbagai program bimbingan dan pelatihan yang kami selenggarakan untuk para petani,” tambah Fadli. Program pelatihan ini akan berfokus pada teknik budidaya modern dan praktik yang ramah lingkungan.

Fadli meyakini bahwa dengan dukungan yang tepat dan pengembangan berkelanjutan, Kutai Kartanegara dapat menjadi salah satu daerah penghasil ikan terkemuka di Indonesia. “Kami berharap dengan upaya maksimal, produksi ikan di Kukar tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi untuk ekspor,” tutupnya. Dengan semangat ini, Kukar berambisi untuk menjadikan sektor perikanan sebagai pendorong utama perekonomian daerah.

DKP Kukar juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam praktik budidaya. “Kami berkomitmen untuk mendorong praktik budidaya yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Fadli. Kesadaran akan kelestarian sumber daya alam menjadi prioritas dalam setiap langkah yang diambil.

Fadli mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan ini. “Kami berharap langkah-langkah ini dapat menarik lebih banyak petani untuk terlibat dalam budidaya ikan, sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

Dalam waktu dekat, DKP Kukar akan meluncurkan program-program baru untuk mendukung petani ikan. “Kami berharap inisiatif ini dapat membuka peluang baru bagi masyarakat, meningkatkan produksi ikan, dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Fadli.

Dengan berbagai inisiatif ini, Fadli yakin bahwa masa depan budidaya ikan di Kutai Kartanegara sangat cerah. “Kami akan terus berusaha untuk mencapai tujuan ini demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya ikan,” tutupnya dengan penuh optimisme.

(ADV/DKP KUKAR)