sultanews.com, Kukar – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar kegiatan pengembangan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS).
Acara berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong selama tiga hari, dari 15 hingga 17 Juli 2024, diikuti oleh 130 kepala sekolah SD di Kukar.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih baik.
Narasumber utama pada acara ini adalah Widi Aswara Budiman Tahir, seorang ahli dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Sulawesi Selatan.
Joko Sampurno, Kepala Bidang Kurikulum Pengembangan Bahasa dan Sastra Perizinan Pendidikan, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, menjelaskan bahwa KKKS menjadi platform penting bagi kepala sekolah untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan di sekolah masing-masing.
“Kegiatan ini membantu kepala sekolah untuk lebih memahami peran mereka sebagai manajer dan pemimpin di sekolah, sesuai dengan arahan Kemendikbudristek,” ungkap Joko.
Menurut Joko, penting bagi para kepala sekolah untuk dapat saling bertukar pikiran dan menciptakan solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kukar.
Hal ini kata Joko, sejalan dengan tugas pokok mereka untuk memajukan sekolah yang mereka pimpin.
“Dengan partisipasi sekitar 130 kepala sekolah dari berbagai SD Negeri di Kukar, diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan sekolah dan pembelajaran sehari-hari,” sambungnya.
Joko juga mengimbau kepada peserta KKKS untuk mengambil ilmu yang diperoleh dan menerapkannya di sekolah masing-masing.
Dia menekankan bahwa meskipun hanya sebagian kepala sekolah yang bisa hadir, ilmu yang mereka dapatkan dapat diimbangkan kepada rekan-rekan mereka yang tidak dapat menghadiri acara ini.
“Dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten dan berpengalaman, kami berharap para peserta dapat mendapatkan wawasan baru dan strategi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar,” tutup Joko.
(Adv/Disdikbud Kukar)